Ada beberapa langkah yang berbeda dalam pembuatan Animasi 2d. Tergantung studio yang membuatnya, tetapi disini saya mencoba menjabarkan proses yang umum
Ada 3 tahapan dalam proses pembuatan animasi, Pra produksi, Produksi, dan Post produksi
Pra produksi
Pembuatan Script atau Naskah
Script sendiri bertujuan untuk memberikan cerita atau rincian mengenai keseluruhan adegan yang akan dipakai dalam film tersebut. Script sendiri bisa menjadi acuan seorang storyboard artist dalam membuat atau merancang storyboard.
Storyboarding
Storyboard sendiri membantu menyelesaikan rancangan sebuah adegan. Biasanya storyboard artist membuat adegan-adegan dengan bantuan script. Storyboarding sendiri termasuk tahapan ppenting dalam animasi karena sangat berguna ketika bekerja dalam tim dan dapat membantu mengingat adegan dalam konteks visualnya. Serta mengingat letak karakter, tata letak kamera dan lain-lain.
Desain Karakter
Desain karakter sendiri juga merupakan hal yang penting dalam pembuatan animasi. Desain karakter ini akan menentukan bagaimana dan seperti apa tokoh tersebut, pakaian yang digunakan, berapa tinggi karakter jika dibandingkan dengan karakter lain, dan menunjukkan bahwa karakter tersebut dapat digambar dalam berbagai macam ekspresi dan pose. tentu saja agar memberi patokan kepada animator untuk membuat karakter dalam animasi yang sesuai dengan desain karakternya.
Produksi
Pembuatan Keyframe dan InBetween
Biasanya, Keyframe dan Inbetween dikerjakan oleh orang yang berbeda. Keyframe sendiri merupakan gambar kunci dalam sebuah gerakan atau adegan.Sementara inbetween adalah gambar yang diletakkan di antara keyframe untuk memperhalus sebuah gerakan. Keyframe dan Inbetween bisa dibuat manual di kertas ataupun langsung digital di software komputer. Jika di manual, penggunaan Light box akan sangat berguna untuk memberi kesamaan pada tiap gerakan.
Pembuatan Background
Background sendiri juga biasanya dikerjakan oleh orang yang berbeda. Seorang Background artist biasanya memiliki kemampuan menggambar perspektif dan lain-lain untuk menentukan sebuah adegan dan dimana si karakter itu berada.
Proses scanning, tracing, cleaning
Proses ini sendiri sudah jarang dilakukan oleh beberapa studio animasi karena mereka tidak lagi menggunakan kertas untuk membuat rancangan gambar. Mereka sudah menggunakan digital dengan pen tablet atau semacam itu karena lebih praktis dan tidak menghabiskan banyak kertas. Kertas yang berisi gambar akan discan, lalu ditracing agar lebih terlihat jelas garis-garis dan melakukan cleaning dari noda-noda yang terdapat ketika scanning agar lebih bersih dan memudahkan proses coloring
Proses Coloring
Proses ini dilakukan digital dengan software komputer. Memberikan warna agar lebih menarik dan shading atau bayangan yang sesuai tempatnya agar tidak terlihat janggan ketika gambar gerakan yang satu dengan yang lain digabungkan.
Post produksi
Compositing
Di proses ini seorang composer akan menggabungkan semua elemen, seperti gerakan, adegan dan background agar menjadi satu cut. lalu setiap cut tersebut akan digabungkan menjadi satu scene.
Sound editing
Di proses ini, seorang dubber akan mengisi suara karakter. Mereka merekam suara dan memasukkannya dalam composing juga menyamakan gerak mulut karakter dengan kalimat yang diucapkan oleh dubber. Di proses ini juga diberikan sound effect seperti suara angin atau hujan.
Video Editing/ render
disini, Semua elemen tersebut dijadikan satu. Setiap scene akan digabungkan menjadi satu film dengan beberapa scene, tidak lupa dengan suara dubbing maupun sound effectnya. transisi juga dimasukkan agar memberikan warna pada pergantian cut ataupun scene
sumber foto : saya sendiri
Senin, 31 Oktober 2016
Senin, 24 Oktober 2016
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga sering disingkat UIN Suka, adalah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) pertama di Indonesia. Nama UIN Sunan Kalijaga diambil dari salah satu kelompok penyebar agama Islam di Jawa yaitu Sunan Kalijaga Kampus UIN Sunan Kalijaga berlokasi di dekat perbatasan antara Kota Yogyakarta dengan Kabupaten Sleman, tepatnya di Jalan Marsda Adisucipto no. 1.
Dalam rangka menjadikan PTAIN Yogyakarta dan ADIA Jakarta lebih memenuhi kebutuhan umat Islam akan pendidikan tinggi Agama Islam, maka dikeluarkanlah Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 tentang Pembentukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Jami'ah Al-Islamiyah Al-Hukumiyah yang berkedudukan di Yogyakarta. Dengan PTAIN sebagai induk dan ADIA Jakarta sebagai fakultas dari Institut tersebut. IAIN ini diresmikan pada tanggal 24 Agustus 1960 di Yogyakarta oleh Menteri Agama pada saat itu yaitu K.H.M. Wahib Wahab dengan Prof. Mr. Sunarjo sebagai rektornya. IAIN Al-Jami'ah Al-Islamiyah Al-Hukumiyah inilah IAIN pertama di Indonesia.
Perkembangan IAIN yang pesat menyebabkan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 1963 yang memungkinkan didirikannya suatu IAIN yang terpisah dari pusat (Yogyakarta). Tentunya IAIN baru tersebut adalah IAIN Jakarta.
Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 1965, maka
terhitung sejak 1 Juli 1965, IAIN di Yogyakarta diberi nama Sunan
Kalijaga, nama seorang tokoh terkenal penyebar Islam di Indonesia.Tanggal berdiri IAIN Sunan Kalijaga diambil dari diresmikannya PTAIN yaitu 26 September 1951. Penetapan ini dikuatkan dengan Keputusan Menteri Agama No. 39 Tahun 1993.
Secara kelembagaan, kini IAIN Sunan Kalijaga telah melakukan transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama Nomor 01/0/SKB/2004 dan Nomor ND/B.V/I/Hk.001/058/04 Tanggal 23 Januari 2004, yang diperkuat lagi dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2004 Tanggal 21 Juni 2004. Transformasi tersebut mendorong UIN Sunan Kalijaga melakukan pembenahan dan pengembangan di berbagai bidang, termasuk bidang manajemen dan akademik. Kerja sama dengan berbagai pihak baik dengan pihak di luar negeri maupun di luar negeri juga sedang dibangun.
Sumber gambar : disini
Sumber artikel : disini
Fakultas
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga memiliki 8 fakultas dan pascasarjana| Fakultas Adab dan Ilmu Budaya |
|
|||
| Fakultas Dakwah dan Komunikasi |
|
|||
| Fakultas Syari'ah dan Hukum |
|
|||
| Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan |
|
|||
| Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam |
|
|||
| Fakultas Sains dan Teknologi |
|
|||
| Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora |
|
|||
| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam |
|
|||
| Pascasarjana |
|
Langganan:
Komentar (Atom)


