Senin, 21 November 2016

teknik seni rupa

halo

karena saya bingung mau ngepos apa...
saya mau ngepos soal teknik-teknik dalam seni rupa
pelajaran ini saya dapet waktu saya kelas 1 smk, dan (kadang) masih saya terapkan sampai sekarang..
kalau saya lagi serius ngegambar..

jadi ada yang namanya teknik arsir.. teknik ini menentukan gelap terang pada sebuah gambaran dengan memberikan garis sejajar atau menyilang (biar kesannya halus). tapi jangan lupa tentukan dimana letak cahaya ketika menentukan arsiran. jangan cahaya yg ditentukan di kiri, ngasih arsirannya di kiri juga..  terus di tempat lain arsirannya di kanan.. bakalan nggak seimbang

gambar : klik disini

yang kedua, ada yang namanya teknik dusel. teknik dusel ini ngasih gelap terang di sebuah objek lukisan dengan cara memberikan goresan dengan posisi pensil rebahan (biar kayak alus, tapi lebih alus dari arsir) atau ada juga yang goresannya dihalusin sama tisu atau kapas.. jadi jauh lebih alus

yang ketiga, ada yang namanya teknik blok. ini lebih kayak ngeblok suatu objek tersebut jadi hasil akhirnya seperti siluet. ini enggak menentukan gelap terang, tapi bisa juga dipake dalam menentukan gelap terang tapi enggak begitu efektif kayak arsir. karena teknik blog gabisa menentukan tebal tipis nya.
gambar : klik disini

terus, ada yang namanya teknik aquarel. teknik ini asik, tapi repot (kalau buat saya) soalnya teknik ini pakai cat air, dan cara penyapuan di lukisan itu harus tipis jadi keliatan transparan. saya pernah makai teknik ini dan hasilnya berantakan karena air di kuas saya terlalu banyak jadi kesannya lukisan saya luber. mending sih ya kalau lubernya kece, ini lubernya berantakan.

gambar : disini

terakhir ada teknik pointilis. saya suka pakai ini, soalnya seru. tapi bikin pegel. teknik ini nentuin gelap terang suatu objek, dengan bikin titik titik. jadi kalau arsiran digores, ini dititikin.. kalau pointilis, menentukan semakin rapat titik-titik nya semakin gelap bayangannya. kalau semakin renggang, semakin terang. begituu
gambar : disini

sekian :)

Senin, 07 November 2016

resep (?)

Halo,
jadi minggu lalu aku sempet buat nyoba bikin steak daging sapi
jujur rasanya enak ._. tapi sayang gaada foto karena uda dihabisin duluan sama saudara
jadi saya mau berbagi resepnya

untuk bahan pokoknya aku pakai daging sapi, nanti diiris tapi jangan tebel banget atau tipis banget.

bumbunya, aku pakai :
1. bawang putih 3 siung
2. bawang merah 2 siung
3. merica bubuk
4. garam halus
5. kecap
6. 1 ruas jahe (optional)

bumbu tersebut dihaluskan dan dicampur lalu di oleskan di seluruh permukaan si daging. biasanya ditunggu 30 menit, tapi aku ditunggu semaleman biar bumbunya meresap.

terus, buat masaknya bisa pakai wajan anti lengket. atau teflon .-. kalau udah matang baru diangkat lalu saatnya bikin sausnya
untuk sausnya aku pakai resep sederhana juga..

1. bawang bombay dicincang halus
2. tepung maizena 2 sendok makan yang udah dicampur sama air
3. garam
4. merica
5. gula pasir
6. saus tomat
 jadi bawang bombaynya ditumis sampai halus.. masukkan saus lalu berikan garam, merica, dan gula pasir sesuai dengan selera. setelah sedikit mendidih, masukkan tepung maizena agar kental. jangan lupa ketika memasak saus bisa ditambahkan air sedikit demi sedikit agar tidak hangus.

untuk bahan tambahannya bisa memakai sayuran seperti wortel dan brokoli atau kacang panjang yang dikukus atau rebus, dengan kentang goreng (french fries) juga.

sekian
:)

ps : gambar bukan milik saya, ini dari google

sumber gambar : klik disini

Senin, 31 Oktober 2016

Film Animasi 2D

Ada beberapa langkah yang berbeda dalam pembuatan Animasi 2d. Tergantung studio yang membuatnya, tetapi disini saya mencoba menjabarkan proses yang umum

Ada 3 tahapan dalam proses pembuatan animasi, Pra produksi, Produksi, dan Post produksi

Pra produksi

Pembuatan Script atau Naskah
Script sendiri bertujuan untuk memberikan cerita atau rincian mengenai keseluruhan adegan yang akan dipakai dalam film tersebut. Script sendiri bisa menjadi acuan seorang storyboard artist dalam membuat atau merancang storyboard.

Storyboarding
Storyboard sendiri membantu menyelesaikan rancangan sebuah adegan. Biasanya storyboard artist membuat adegan-adegan dengan bantuan script. Storyboarding sendiri termasuk tahapan ppenting dalam animasi karena sangat berguna ketika bekerja dalam tim dan dapat membantu mengingat adegan dalam konteks visualnya. Serta mengingat letak karakter, tata letak kamera dan lain-lain.

Desain Karakter
 Desain karakter sendiri juga merupakan hal yang penting dalam pembuatan animasi. Desain karakter ini akan menentukan bagaimana dan seperti apa tokoh tersebut, pakaian yang digunakan, berapa tinggi karakter jika dibandingkan dengan karakter lain, dan menunjukkan bahwa karakter tersebut dapat digambar dalam berbagai macam ekspresi dan pose. tentu saja agar memberi patokan kepada animator untuk membuat karakter dalam animasi yang sesuai dengan desain karakternya.

Produksi

Pembuatan Keyframe dan InBetween
Biasanya, Keyframe dan Inbetween dikerjakan oleh orang yang berbeda. Keyframe sendiri merupakan gambar kunci dalam sebuah gerakan atau adegan.Sementara inbetween adalah gambar yang diletakkan di antara keyframe untuk memperhalus sebuah gerakan. Keyframe dan Inbetween bisa dibuat manual di kertas ataupun langsung digital di software komputer. Jika di manual, penggunaan Light box akan sangat berguna untuk memberi kesamaan pada tiap gerakan.

Pembuatan Background
 Background sendiri juga biasanya dikerjakan oleh orang yang berbeda. Seorang Background artist biasanya memiliki kemampuan menggambar perspektif dan lain-lain untuk menentukan sebuah adegan dan dimana si karakter itu berada.

Proses scanning, tracing, cleaning
 Proses ini sendiri sudah jarang dilakukan oleh beberapa studio animasi karena mereka tidak lagi menggunakan kertas untuk membuat rancangan gambar. Mereka sudah menggunakan digital dengan pen tablet atau semacam itu karena lebih praktis dan tidak menghabiskan banyak kertas. Kertas yang berisi gambar akan discan, lalu ditracing agar lebih terlihat jelas garis-garis dan melakukan cleaning dari noda-noda yang terdapat ketika scanning agar lebih bersih dan memudahkan proses coloring

Proses Coloring
Proses ini dilakukan digital dengan software komputer. Memberikan warna agar lebih menarik dan shading atau bayangan yang sesuai tempatnya agar tidak terlihat janggan ketika gambar gerakan yang satu dengan yang lain digabungkan.

Post produksi

Compositing
Di proses ini seorang composer akan menggabungkan semua elemen, seperti gerakan, adegan dan background agar menjadi satu cut. lalu setiap cut tersebut akan digabungkan menjadi satu scene.

Sound editing
Di proses ini, seorang dubber akan mengisi suara karakter. Mereka merekam suara dan memasukkannya dalam composing juga menyamakan gerak mulut karakter dengan kalimat yang diucapkan oleh dubber. Di proses ini juga diberikan sound effect seperti suara angin atau hujan.

Video Editing/ render
disini, Semua elemen tersebut dijadikan satu. Setiap scene akan digabungkan menjadi satu film dengan beberapa scene, tidak lupa dengan suara dubbing maupun sound effectnya. transisi juga dimasukkan agar memberikan warna pada pergantian cut ataupun scene




sumber foto : saya sendiri

Senin, 24 Oktober 2016

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta



Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga  sering disingkat UIN Suka, adalah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) pertama di Indonesia. Nama UIN Sunan Kalijaga diambil dari salah satu kelompok penyebar agama Islam di Jawa yaitu Sunan Kalijaga Kampus UIN Sunan Kalijaga berlokasi di dekat perbatasan antara Kota Yogyakarta dengan Kabupaten Sleman, tepatnya di Jalan Marsda Adisucipto no. 1.


Dalam rangka menjadikan PTAIN Yogyakarta dan ADIA Jakarta lebih memenuhi kebutuhan umat Islam akan pendidikan tinggi Agama Islam, maka dikeluarkanlah Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 tentang Pembentukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Jami'ah Al-Islamiyah Al-Hukumiyah yang berkedudukan di Yogyakarta. Dengan PTAIN sebagai induk dan ADIA Jakarta sebagai fakultas dari Institut tersebut. IAIN ini diresmikan pada tanggal 24 Agustus 1960 di Yogyakarta oleh Menteri Agama pada saat itu yaitu K.H.M. Wahib Wahab dengan Prof. Mr. Sunarjo sebagai rektornya. IAIN Al-Jami'ah Al-Islamiyah Al-Hukumiyah inilah IAIN pertama di Indonesia.
Perkembangan IAIN yang pesat menyebabkan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 1963 yang memungkinkan didirikannya suatu IAIN yang terpisah dari pusat (Yogyakarta). Tentunya IAIN baru tersebut adalah IAIN Jakarta.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 1965, maka terhitung sejak 1 Juli 1965, IAIN di Yogyakarta diberi nama Sunan Kalijaga, nama seorang tokoh terkenal penyebar Islam di Indonesia.
Tanggal berdiri IAIN Sunan Kalijaga diambil dari diresmikannya PTAIN yaitu 26 September 1951. Penetapan ini dikuatkan dengan Keputusan Menteri Agama No. 39 Tahun 1993.

Secara kelembagaan, kini IAIN Sunan Kalijaga telah melakukan transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama Nomor 01/0/SKB/2004 dan Nomor ND/B.V/I/Hk.001/058/04 Tanggal 23 Januari 2004, yang diperkuat lagi dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2004 Tanggal 21 Juni 2004. Transformasi tersebut mendorong UIN Sunan Kalijaga melakukan pembenahan dan pengembangan di berbagai bidang, termasuk bidang manajemen dan akademik. Kerja sama dengan berbagai pihak baik dengan pihak di luar negeri maupun di luar negeri juga sedang dibangun.

Sumber gambar : disini
Sumber artikel : disini 

Fakultas

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga memiliki 8 fakultas dan pascasarjana


Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
  • S1 Bahasa dan Sastra Arab
  • S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
  • S1 Ilmu Perpustakaan
  • D3 Ilmu Perpustakaan
  • S1 Sastra Inggris
Fakultas Dakwah dan Komunikasi
  • S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
    • Konsentrasi Broadcasting
    • Konsentrasi Jurnalistik
  • S1 Bimbingan dan Konseling Islam
    • Konsentrasi Konseling Islam pada Keluarga dan Masyarakat
    • Konsentrasi Konseling Islam pada Sekolah/Madrasah
  • S1 Pengembangan Masyarakat Islam
  • S1 Manajemen Dakwah
    • Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia
    • Konsentrasi Manajemen Lembaga Keuangan Islam
  • S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial
Fakultas Syari'ah dan Hukum
  • S1 Al-Ahwal al-Syakhsyiyyah / Hukum Keluarga Islam
  • S1 Perbandingan Madzhab
  • S1 Siyasah / Hukum Tata Negara Islam
  • S1 Mu'amalat / Hukum Ekonomi Syari'ah
  • S1 Keuangan Islam
  • S1 Ilmu Hukum
  • S2 Hukum Islam
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
  • S1 Pendidikan Agama Islam
  • S1 Pendidikan Bahasa Arab
  • S1 Manajemen Pendidikan Islam
  • S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
  • S1 Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
  • S2 Pendidikan Islam
  • S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
  • S2 Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam
  • S1 Filsafat Agama
  • S1 Perbandingan Agama
  • S1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
  • S1 Sosiologi Agama
  • S2 Filsafat Agama
Fakultas Sains dan Teknologi
  • S1 Matematika
  • S1 Fisika
    • Konsentrasi Elektronika dan Instrumentasi
    • Konsentrasi Fisika Matrial
    • Konsentrasi Atom dan Inti
    • Konsentrasi Astrofisika
    • Konsentrasi Geofisika
  • S1 Kimia
  • S1 Biologi
  • S1 Teknik Informatika
  • S1 Teknik Industri
  • S1 Pendidikan Matematika
  • S1 Pendidikan Kimia
  • S1 Pendidikan Biologi
  • S1 Pendidikan Fisika
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
  • S1 Psikologi
  • S1 Sosiologi
  • S1 Ilmu Komunikasi
    • Konsentrasi Public Relations
    • Konsentrasi Advertising
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
  • S1 Ekonomi Syari'ah
  • S1 Perbankan Syari'ah
  • S1 Akuntansi Syari'ah
  • S1 Keuangan Syari'ah
Pascasarjana
  • S2 Interdisciplinary Islamic Studies
    • Konsentrasi Studi Kesejahteraan Sosial
    • Konsentrasi Studi Ilmu Perpustakaan
  • S3 Studi Islam

 
  
 

nirmana

gambar tanpa makna






sumber gambar : disini